Q br9kat dari rmah pukul 5.30 pagi, q ditemani oleh mamaku, kmi br9kt d9 mengendarai motor sampai di bk.8 n kami menunggu bus, hari sebelumnya (sabtu) q dan mamaku sdah membeli tiket di Loket bk.8 yg 7anya ke jogja kan q mau ikut SM di UNY, Kami br9kt pukul 6.30 WIB, di perjalanan kami banyak menemui hambatan, yah biasa or9 berpergian ! Seperti; jalan rusak, hampir tabrakan, ada yg kehilangan barang, dll....Q je£laskn 1 per1 yah ; em9 benar selama perjalanan, jalan yg paling hancur ya di OKU TIMUR, dbnd9kan dgn Lampung sgtlah jauh, di Lampung pembgunanya sudah cukup baik terutama jalan.
Di perjalanan kami jga hampir tabrakan d9 m0bil avanza berwarna putih, ya y6 salah ya yg m0bil avanza cause dya mau mendahului motor, tp berkat Rahmat ALLAH kami bza selamat dan tdk terjd hal2 yg tdx dinginkn, yg ke-2 ktledoran sopir yg mau mendahului bus didpanya yg jalanya menikung, kan di lampung da bkit barisan, tp da penumpang yg tau lao da mobil, akhrnya dya berteriak, jd kami bza selamat dan hal itu membuat jantungku berdbar sgt kencang ! Saat sampai di pelabuhan, bus yg q tumpangi harus mengantre dengan kendaraan lain, sesampainya di kapal, q turun bersama penumpang, eth...Q punya tmen lo...Dya mau ke brebes yg terknal dgn produksi bawang, orgnya agak pendek, dya jawa agak ngapak jd lancar sama q..He he he ! Di perjalanan melalui kapal membutuhkan waktu 2,5 jam, didalam kapal q hampir mengelilingi seluruh awak kapal, sesampai di pelabuhan merak, q pun melanjutkan perjalanan dg bus AC, tp saat di terminal, bus yg q tmpangi ada kerusakan di bagian mesin, n q hruz nunggu selama 3 jam dr jam 23.30-02.30, q tdk bza tdur karena tdk ada tempat untuk tdur, bahkan ada seseorang yg tdur di tanah, ah..Sungguh malang nasibku, tp skitar jam 02.00 q tdur di musola dkt terminal, ya jdlah tdur 30 menit, setelah mesin sudah jadi, q melanjutkan perjalanan, q pun tertdur sampai jam 08.00 pagi dan berhenti di terminal, q mencuci muka dan santai sejenak, selanjutnya melanjutkan lagi perjalanan, di brebes yg terkenal dg bawangnya dan di daerah sana dalam memanen padi masih kuno yaitu dgn cara di pukul padinya dg kayu yg telah dibuat sdmikian rupa, di perjalanan q selalu memandang indahnya gunung2,
SELANJUTNYA